Pada tanggal 8 Agustus 1975, Yayasan Dharma Bakti Sosial didirikan oleh Bapak Soeharto di Jakarta dengan berazaskan Pancasila dan UUD 1945. Yayasan ini didirikan dikarenakan pada saat itu pemerintah belum dapat memenuhi secara sempurna berbagai program yang berkaitan dengan pasal 34 UUD 1945 "Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara".
Yayasan Dharmais bergerak di bidang sosial dan yayasan ini bertujuan untuk ikut berpartisipasi dalam mengatasi berbagai masalah sosial, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan membina warga negara yang tidak mampu agar berguna bagi masyarakat dan negara
Di awal sepak terjangnya, berbagai upaya dilakukan oleh Yayasan Dharmais unutk menghimpun dana dari berbagai sumber. Selanjutnya, dana pun berkembang dengan adanya sumbangan sukarela dari masyarakat, pihak perbankan, dan perusahaan swasta yang tidak mengikat. Selain itu, hibah-hibah biasa, hibah-hibah wasiat, derma-derma tetap, penghasilan-penghasilan dari usaha yayasan, bantuan dari orang-orang yang menaruh minat pada yayasan, dan pendapatan lain yang sah ikut menambah dana yang terkumpul.
Berikut ini beberapa program yang telah ditetapkan Yayasan Dharmais sebagai bentuk misinya.
- Bidang Sosial
Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Dinas Sosial Daerah memberikan santunan kepada panti asuhan, panti werdha, dan panti-panti yang menampung anak cacat di seluruh Indonesia.
- Bidang Kesehatan
- Bekerja sama dengan Perdami (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) dan Bank Mata Indonesia untuk memberikan beberapa macam pelayanan kesehatan kepada para penderita yang tidak mampu.
- Bekerja sama dengan Perapi (Perhimpunan Dokter Ahli Bedah Plastik Indonesia) untuk membantu operasi penderita bibir sumbing dan langitan.
- Bekerja sama dengan Departemen Kesehatan mendirikan Rumah Sakit Kanker "Dharmais"
- Memberikan bantuan densitometer, yaitu alat pengukur kekeroposan tulang
- Bekerja sama dengan Yayasan Thalasemia membantu penderita Thalasemia
- Memberi bantuan alat laser untuk kesehatan kulit
- Memberikan bantuan alat untuk pemeriksaan glukoma
- Mendirikan Rumah Bersalin Parsudi Rahayu Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah
- Bidang Tenaga Kerja
Bekerja sama dengan Departemen Transmigrasi dan Perambah Hutan mengadakan pelatihan kepada calon transmigran sebelum diberangkatkan ke daerah transmigrasi. Setelah kerja sama ini berakhir, Dharmais bekerja sama dengan beberapa Pemerintah Daerah setempat menyelenggarakan pesantren singkat pelatihan usaha ekonomi produktif dalam rangka menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan bermoral
- Bidang Pendidikan
- Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan lembaga GN-OTA memberikan bantuan beasiswa kepada anak asuh dalam rangka pelaksanaan program wajib belajar
- Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta memberikan pelayanan mobil perpustakaan keliling yang mengunjungi sekolah-sekolah, perumahan kumuh, pondok pesantren, dan gelanggang remaja di DKI Jakarta
- Bidang Kesejahteraan
Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah membangun perumahan sederhana bagi anggota Korps Cacat Veteran Republik Indonesia (KCVRI)
Berbagai bentuk kerja sama yang dilakukan yayasan untuk merealisasikan programnya menunjukkan bahwa Dharmais tidak berjuang sendiri. Dharmais selalu menanamkan pemiikiran bahwa partner yang tepat untuk mencapai tujuan dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan kebodohan adalah pemerintah. Oleh karena itu, Dharmais merangkul instansi pemerintah untuk bekerja sama di tingkat daerah.
Wujud kepedulian Dharmais dalam mengemban tugas mulia ini telah banyak menorehkan tinta dalam lembaran-lembaran yang dapat berbicara. Satu pemikiran untuk turut berpartisipasi dalam mengatasi berbagai masalah sosial, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan membina warga negara yang tidak mampu menjadi catatan panjag dalam kiprahnya. Semangatnya untuk terus eksis tidak pernah surut. Hal ini terbukti dengan program-program sosial yang terus dibina sejak Yayasan Dharmais didirikan hingga sekarang.